Tampilkan postingan dengan label Need to know. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Need to know. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Oktober 2009

Semua tentang : Garuda Pancasila







Garuda Pancasila – Lambang Republik Indonesia

Dirancang oleh Sultan Hamid II dari Pontianak yang kemudian di sempurnakan oleh Presiden Soekarno. Pancasila sendiri merupakan Ideologi dan dasar negara Republik Indonesia. Kata Pancasila berasal dari dua buah kata dari bahasa sansekerta yaitu Panca berarti lima dan Sila yang berarti dasar.

Makna Lambang Garuda Pancasila

  • Perisai di dada burung Garuda

Melambangkan pertahan bangsa Indonesia

  • Warna merah dan putih pada perisai

Warna merah dan putih melambangkan bendera Indonesia

  • Garis hitam diagonal pada perisai

Artinya wilayah kedaulatan Republik Indonesia dilalui garis khatulis tiwa

  • Lambang Pada Perisai

Merupakan sebuah interpretasi dan lambang dari isi Pancasila

Bintang : Ketuhanan Yang Maha Esa

Rantai : Kemanusiaan Yang adil Dan Beradab

Pohon Beringin : Persatuan Indonesia

Kepala Banteng : Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Permusyawaratan Perwakilan

Padi dan Kapas : Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

  • Jumlah bulu pada burung Garuda

17 – helai bulu pada masing masing sayap, melambangkan tanggal 17

8 - helai bulu pada ekor artinya melambangkan bulan 8 atau agustus

45 - helai bulu pada leher burung garuda melambangkan tahun kemerdekaan yaitu tahun 1945

  • Bhineka Tunggal Ika

Artinya adalah : Berbeda beda tetapi satu jua

Melambangkan dan menegaskan bahwa meski memiliki keberagaman suku bangsa adat budaya dan agama tetapi dengan persatuan dan kesatuan dapat mewujudkan negara Republik Indonesia

Hari Pancasila: 1 Oktober

Sumber:
http://ideologipancasila.wordpress.com/garuda-pancasila/
media2bfree.blogspot.com
Continue Reading...

Minggu, 24 Mei 2009

Puisi Pak Jusuf Kalla



Saat mengikuti debat kandidat bertema budaya, JK pamer puisi ciptaannya. Dengan percaya diri, capres dari Partai Golkar dan Hanura ini membacakan bait demi bait puisi yang diciptakannya pada 7 September 2004 lalu.

Ambonku, Ambon kita semua
Empat ratus tahun lalu semua dunia mencarimu
Mencari keharuman akan pala dan cengkih
Tapi lima tahun lalu kau terkoyak
Negara ini pun tersayat....


"Puisi itu saya buat pada 7 September 2004. 5 Tahun yang lalu waktu kampanye," kata JK di Gedung Kesenian Jakarta, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Minggu (24/5/2009).

Sontak para hadirin yang mendengar pengakuan JK langsung tertawa terbahak-bahak.

"Berarti puisi kedua tanggal 7 September 2009 besok Pak," timpal Wiranto. Hadirin pun kembali tertawa.

Puisi tersebut, lanjut JK merupakan simpati atas tragedi kemanusiaan yang terjadi di Ambon.

sumber: detik.com
media2bfree.blogspot.com
Continue Reading...

6 Janji yang Bikin Hubungan Makin Erat


Sepuluh tahun pernikahan, seringkali menjadi tantangan tersendiri. Karir yang mulai mapan, ditambah anak-anak yang semakin besar, membuat kita lupa bagaimana indahnya mendengar sweet promise atau janji manis dari pasangan.

Padahal janji manis adalah medium untuk membuat kita selalu jatuh cinta pada pasangan. Karena janji manis merupakan blueprint dari rasa cinta yang dilakoni setiap harinya. Psikolog John Gottman, PhD, bahkan menyakini, janji manis yang diucapkan setiap hari akan mengkristal dalam hati. "Kristalisasi inilah yang nantinya menjadi wujud nyata dari cinta."

Lalu janji manis seperti apa yang dapat melanggengkan komitmen berbagi hidup bersama pasangan?

"I vow to not go to bed angry"
Memberikan punggung pada pasangan usai bertengkar, ternyata bukan reaksi yang bijak. Penelitian yang dilakukan University of Washington mengungkapkan, pertengkaran yang dibawa tidur hanya akan meningkatkan gengsi ketimbang rasa sayang kita terhadap pasangan. Maka penelitian yang dilakukan pada Love Lab ini, mendorong setiap pasangan menyelesaikan masalah sebelum tidur. Tujuannya hanya satu, menyelesaikan permasalahan yang menguntungkan kedua belah pihak.

"I vow to keep our romance going -even when I'm not feeling romantic"
Kerja yang menumpuk yang dibayangi dengan acara rutin keluarga besar, sering kali membuat kita lupa akan kesenangan yang dilakukan sebelum menikah. Menonton film atau makan di restoran romantis, misalnya. Padahal momen berdua ini akan membuat kita dapat saling memperhatikan secara utuh. Habiskanlah waktu bersama di akhir pekan, untuk menyadari bahwa pasangan yang ada di samping kita adalah yang terbaik bagi kita.

"I vow to be honest"
Berapa kali kita rela menemani pasangan menonton siaran langsung sepak bola yang sebenarnya tidak kita sukai? Mencoba untuk menikmati, sebenarnya hanyalah menyiapkan bom waktu. Karena di dalam hati kita marah dan jenuh. Berjanji untuk menemani pasangan dalam keadaan suka dan duka, bukan berarti menyembunyikan kejujuran. Justru definisi cinta sejati adalah saat kita bisa jujur mengekspresikan apa yang kita rasa dalam kebersamaan.

"I vow to stay faithful -even if I'm tempted
Polling mengungkapkan 28 persen laki-laki yang sudah menikah, akan mengalami affair pada usia 50 tahun. Dan 17 persen perempuan yang sudah menikah, juga mengalami hal yang sama. Memiliki ketertarikan terhadap lawan jenis adalah hal yang wajar. Tapi yang membuat komitmen kita berbagi hidup selamanya lebih memiliki makna adalah ketika kita tidak ingin menguji diri kita sendiri.

"I vow to take care of myself"
Tanpa disadari menjaga dan merawat diri adalah cara untuk membuat pasangan kita selalu jatuh cinta. Kesehatan fisik dan emosi adalah modal utama untuk dapat mendampingi pasangan. Apabila kita sakit, pasangan kita pasti akan merasa kurang bersemangat menjalani rutinitas. Alhasil, hari-hari yang dijalani pun terasa lebih berat dari biasanya karena tidak ada kesenangan yang dapat dinikmati bersama.

"I vow to cultivate intimacy"
Tidak ada salahnya untuk menyediakan waktu untuk bermesraan. Waktu bermesraan ini, adalah cara untuk memperdalam ikatan dengan pasangan. Kita mendengarkan apa yang menjadi masalah terbesarnya, tanpa harus menggurui. Posisikan diri sebagai seorang pendangar yang baik. Kadang kala, memiliki pendengar yang baik adalah terapi terbaik untuk melepaskan stres.

Sumber kompas.com - (SP)

media2bfree.blogspot.com

Continue Reading...

Senin, 13 April 2009

Maw taw KENAPA??!!! Silence Is Not Always Golden



Karena DIAM, bukan sebuah jawaban..............
DIam itu... PENGECUT!!!!
Yang tak Mau tahu akan resiko yang terjadi.
Diam.





media2bfree.blogspot.com
Continue Reading...

Selasa, 31 Maret 2009

Vitamin C Sangat Penting Bagi Tubuh :)

Akirnya sempat juga menulis tentang vitamin. Dari pengalaman beberapa hari ini musim yang tidak menentu membuat badan cepat capek sehingga menjadi salah satu kendala dalam beraktifitas. Setelah periksa ke dokter memang harus minum vitamin sehari sekali biar tidak cepat lelah. Mhnmnnm, setelah aku minum tiap menjelang tidur malam. Well, bener-bener ada manfaatnya banget. Di pagi hari dengan menjalankan aktifitas hingga sore dan kadang sampai malam pun masih oK. badan juga tidak cepat capek. Tentunya diselingi ddengan istirahat yang cukup.
Kenapa vitamin C?
Dibanding jenis vitamin lain, vitamin C hingga sekarang mungkin merupakan jenis vitamin yang paling populer di masyarakat awam. Meski sama pentingnya dengan yang lain, memang banyak orang yang menganggap khasiat vitamin C jauh melebihi kebutuhan vitamin lain, dan hal ini seringkali dikaitkan dengan peningkatan daya tahan tubuh.

Malah, serangkaian penelitian yang dilakukan para ahli menemukan fungsi lain yang jauh lebih menjanjikan sebagai suatu antioksidan yang mampu mencegah penyakit-penyakit lain yang lebih serius termasuk kanker dan berbagai penyakit degeneratif lainnya.

Hal ini yang mungkin mendasari pengetahuan umum masyarakat tentang perlunya mengkonsumsi vitamin C, dan tak bisa dipungkiri juga, promosi-promosi dari pihak produsen. Dan terkait dengan tingginya kesadaran self medication dengan kemudahan pengaksesan informasi di masa sekarang, salah satu kegunaan vitamin C, dalam dosis yang dianggap dosis tinggi (1000 mg/hari) secara praktis yang sering muncul adalah untuk mencegah flu dalam kemampuannya meningkatkan daya tahan tubuh.

Vitamin, apapun jenisnya, memang merupakan kebutuhan zat gizi yang harus terpenuhi, bukan hanya sekedar dari suplemen namun juga dari bahan-bahan alami, namun perlu juga mempertimbangkan beberapa riset berlawanan untuk mengetahui pasti apa saja kekurangan dan kelebihan zat-zat gizi yang kita pilih untuk menjadi konsumsi sehari-hari, agar tak terjebak dalam mitos-mitos yang menyesatkan.
Vitamin C Dosis Tinggi dan Pencegahan Flu
Jenis vitamin yang larut dalam air yang memiliki fungsi utama dalam pertumbuhan jaringan termasuk yang sekarang berkembang sangat populer, untuk kesehatan kulit, dan juga sebagai antioksidan dalam melawan radikal bebas yang terbentuk dari metabolisme tubuh dan faktor luar sehari-hari ini mulai berkembang semakin populer oleh publikasi dari seorang ahli peraih Nobel, Linus Pauling, di awal tahun 70an.

Dalam penemuan risetnya, Pauling menganjurkan untuk mengkonsumsi vitamin C 1000 mg/hari dalam fungsi-nya dalam mencegah flu, yang padanannya, meski tak sepenuhnya tepat, disebutnya sebagai common cold. Para ahli kemudian menggolongkan dosis ini sebagai dosis tinggi karena dibandingkan dengan segelas jus jeruk peras yang menghasilkan 60 mg vitamin C. Ia juga menyebutkan selain persentase 45% kegunaannya dalam mencegah selesma dan flu tersebut, vitamin C dapat mencegah serta memperpanjang hidup penderita-penderita kanker.

Pertimbangan lain yang disebutkan Pauling tentang kebutuhan ini adalah karena tubuh sama sekali tidak menghasilkan vitamin C sendiri dan tidak juga menyimpannya, karena itu konsumsinya sangat dibutuhkan dalam diet sehari-hari. Toksisitasnya juga tergolong ringan karena sifat-sifat tadi, dan yang sering dipublikasikan adalah gangguan pencernaan dan diare pada penggunaan lebih tinggi dari 1000 mg tersebut. Ada sebagian penelitian yang bergerak lebih jauh membahas bahaya lanjut kelebihan vitamin C, dan memang, hingga sekarang masih menjadi pertentangan bagi sebagian ahli yang lain.

Begitupun, anjuran untuk mengkonsumsi 1000 mg/hari vitamin C ini kemudian berkembang menjadi tudingan tentang sebuah quackery, yakni promosi dari suatu sistem produk yang dianggap berlebihan. Setelah publisitas tersebut, hingga sekarang, banyak ahli yang meneliti fungsi ini dan hasilnya memang beragam, namun tentu ada penjelasan tersendiri dari masing-masing riset tersebut.

Konsumen, memang pada kenyataannya seringkali terombangambing di tengah pertentangan pembuktian dari riset-riset ilmiah ini, dan karena itu perlu memahami betul seluk-beluk yang ada dibaliknya dengan pertimbangan matang.
Mitos Atau Kenyataan?
Terlepas dari riset-riset yang mendukung fungsi vitamin C dosis tinggi dalam kaitannya meningkatkan daya tahan tubuh ini, sejumlah riset lain yang dilakukan ahli lain menyebutkan bahwa tidak ada keuntungan konsisten dari vitamin C pada penderita kanker, sementara riset lain yang menyorot fungsinya dalam pencegahan flu pernah menyebutkan bahwa efek perbaikan pada penderita-penderita flu dalam penelitian Pauling tersebut semata-mata hanya disebabkan oleh efek antihistamin yang dimiliki vitamin C, yang mereka sebut sebagai suatu perbaikan semu, apalagi, kabar yang banyak beredar kemudian, di luar benar atau tidaknya, bahwa salahsatu pendana terbesar riset Pauling adalah sebuah perusahaan farmasi produsen mayoritas vitamin C yang beredar di masa itu.

Sebuah publikasi lain dari kumpulan 30 studi yang melibatkan lebih dari 11.000 peserta penelitian di Australia dan Finlandia menemukan bahwa vitamin C dosis tinggi tersebut tak terbukti secara signifikan bisa mencegah flu, namun cukup bermanfaat bagi penderita yang berada dalam kelompok gizi kurang dan adanya stress fisik akibat aktifitas yang lebih dari orang biasa.

Di luar banyaknya pro dan kontra termasuk tudingan-tudingan terhadap publisitas Pauling sebagai pionir riset tentang kegunaan vitamin C ini, vitamin tetaplah sebuah kebutuhan zat gizi yang harus dipenuhi, dan sebuah riset tetap juga merupakan sebuah studi yang memiliki kekurangan dan kelebihan dari tiap-tiap hasilnya. Toh, ada banyak penjelasan yang paling tidak bisa menjadi dasar untuk pengetahuan orang-orang yang menerima dan menyikapi publikasi tersebut.

Teori-teori tentang kemungkinan hasil positif dan negative riset-riset ini juga cukup banyak, diantaranya teori yang menyebutkan kesamaan struktur vitamin C dengan gula sehingga seringkali berlawanan dalam reseptor sel untuk
penyerapannya di dalam tubuh, dimana semakin tinggi gula yang dikonsumsi semakin rendah pula penyerapan vitamin C ke dalam sel. Proses produksi vitamin C dalam bentuk suplemen pun tak semuanya sama persis, dan masih banyak lagi teori yang bisa menjelaskan bias-bias dari tiap riset yang dilakukan.

Apapun alasannya, vitamin C memang memiliki fungsi tersendiri dalam pertumbuhan/perbaikan sel serta jaringan, dan juga fungsi antioksidannya yang sudah dianggap cukup signifikan. Yang menjadi masalah hanyalah tinggi rendah dosis, serta penyesuaian kebutuhannya, dimana dosis 1000 mg/hari tak selalu harus dijadikan patokan resmi, dan sumber dari bahan-bahan alami tentu akan lebih baik daripada sebuah produk suplemen.

Setidaknya jaga kesehatan dengan tambahan vitamin sesuai dengan anjuran dokter tentunya.

Sumber: berbagai sumber

media2bfree.blogspot.com
Continue Reading...

Senin, 30 Maret 2009

Up-Grading Your Self: Seni Mengasah Diri


Meng-upgrade diri sebenarnya bukanlah hal yang sulit dilakukan, selama ada kemauan dan rasa percaya diri. Anda harus percaya ungkapan, when you stop being better, you stop being good.

  1. Menciptakan Misi

Tentukan tujuan, ketahui siapa diri Anda, dan essensi yang terkandung dalam pribadi Anda.

  1. Belajar untuk Bahagia

Tertawalah, karena tertawa terbukti membuat jantung sehat.

  1. Periksa Keyakinan

Apa keyakinan yang akan mendukung Anda dalam perjalanan hidup Anda? Anda juga harus memisahkan, keyakinan apa yang membuat Anda jadi “mandeg” atau jalan ditempat.

  1. Dukung Diri Anda Sendiri

Singkirkan pikiran-pikiran negatif dan tingkatkan daya berpikir positif Anda.

  1. Bertindak

Mulailah melakukan aksi untuk segala tujuan Anda, dan lakukan dengan tulus.


Sumber: cosmopolitan-magazine

media2bfree.blogspot.com
Continue Reading...

Workaholic: Tips Anti Sakit



  1. Tidak Bisa Tidur

Menurut Dr. Don R. Powell, Ph.D, penulis 365 tips hidup sehat, mengatakan bahwa semalam atau dua malam tak bisa tidur bisa dikategorikan normal. tapi jikan sudah tiga minggu ataupun lebih Anda tetap tak bisa tidur semalaman, ini adalah masalah medis serius. Kecemasan terhadap suatu kesalahan atau punya masalah yang mengganggu, bis abikin Anda insomnia. Atasi dengan mandi dengan air hangat selama dan senyaman mungkin untuk menenagkan hati sebelum tidur. Give yourself a break. percayalah, besok pagi Anda akan bisa berpikir lebih jernih. “Selain itu, ciptakan suasana nyaman dikamar tidur Anda akan bisa berpikir jernih. “Selain itu, ciptakan suasana nyaman dikamar tidur Anda. Gunakan bantal dan selimut yang bersih., jaga suhu ruangan agar tidak terlalu panas atau dingin, lanjut Dr. Don. Jika perlu, matikan lampu agar Anda merasa nyaman. Hindari mendengarkan radio atau menonton televisi saat ingin tidur. Di siang hari, lupakan jadwal tidur siang. Tak peduli seberapa mengantuknya Anda. Dan hindari kafein dalam segala bentuk, seperti kopi, teh, cokelat, dan air soda, misalnya. Anda pun bisa tidur lelap dan terjaga lagi bak nocturno saat bulan muncul.

  1. Leher, Bahu, dan Punggung Tegang

“Sebaiknya gunakan kursi yang mendukung punggung Anda,” menurut si ahli Cosmo. Sesuaikan tinggi sandaran agar nyaman diduduki. saat leher, bahu, dan punggung bagian bawah sudah mulai kaku, lakukan peregangan. “Putarlah kepala Anda dalam gerakan melingkar searah jarum jam, lalu lakukan ke arah yang berlawanan,” lanjutnya. Gerakkan bahu Anda ke atas, ke bawah ke belakang, dan ke depan. Lalu, tekuk pinggang Anda pertama-tama kekiri kemudian kekanan. Olahraga bisa jadi obat mujarab saat otot-otot kaku. Jika kata “tak sempat” sering keluar dari bibir Anda untuk urusan satu ini, udahakan untuk jalan kaki sejam lamanya.

  1. Terkena Sindrom Kelelahan Kronik

Menurut dari Dr. Don, korban dari sindrom kelelahan kronik ini biasanya diidap oleh kaum profesional yang terdidik pada usia 20-an, 30-an, dan 40-an. Dan kebanyakan penderitanya adalah wanita. Gejalanya kadang datang pergi dan terjadi saat Anda stres berkepanjangan. Untuk mengatasinya, Anda harus mulai untuk banyak-banyak beristirahat, belajar mengelola stres, dan merawat kesehatan Anda lebih serius. “Berkunjung ke psikolog, psikiater, ataupun mencari kelompok pendukung yang memiliki nasalah kesehatan yang sama sangatlah dianjurkan,” lanjutnya.

  1. Mata Perih Akibat Monitor

Terlalu lama menatap monitor bisa bikin mata Anda tegang. “oleh sebab itu, berkediplah sesering mungkin agar mata Anda tetap basah,” menurut Dr. Don. Selain itu, bersihkan debu dari layar. Kurangi cahaya yang bikin mata silau dengan menjauhkan monitor dari jendela dan gunakan filter-glass didepan layar monitor agar tidak terkena radiasi. Jika gambar dilayar sudah terihat buram, pudar, dan berkedip-kedip segera perbaiki monitor Anda secepat mungkin.

  1. Tidak Mens selama Berbulan-Bulan

Strees akibat deadline dikantor, culture shock, ataupun masalah dengan rekan kerja atau si bos bisa bikin Anda mengalami gangguan haid dengan tidak mendapatkan menstruasi bulan ini. namun, menurut Dr. Ali Baziad, penulsi Bunga rampai, jika Anda tidak mengalami mendapatkan haid tidak teratur, bisa dua atau tiga atau empat bulan sekali, itu pertanda Anda mengalami gangguan haid. Segera kunjungi dokter untuk segera diobati. Pengobatan yang diberikan bisa berbeda. Jika terjadi kelainan hormonal, dokter akan diberikan terapi hormonal. tetapi jika gangguan tersebut diakibatkan hal organik pada alat kelamin Anda, pengobatan yang tepat adalah menghilangkan kelainan organik tersebut.

Agar Tak Stres Walau Gila Kerja

- Berdialoglah dengan diri sendiri

Tanyakan, Anda ingin pribadi yang bagaimana dan apa saja tujuan-tujuan hidup Anda. Jika teman, sahabat, keluarga, dan bahkan si dia bilang Anda semakin jauh dan susah dihubungi, ditambah lagi badan mulai sakit-sakitan akibat terlalu banyak bekerja, lakukan refleksi diri agar dapat berpikir ulang memformulasikan prioritas Anda.

- Keluarkan sisi nakal Anda di kantor

Saat jenuh dan stres sudah menggempur dikantor, lakukan sesuatu yang “nakal”. Terlambat pulang ke kantor setelah makan siang akibat pijat refleksologi atau crembath di salon, atau diam-diam chatting online dengan teman yang humoris diwaktu kerja sesekali tak “ilegal” untuk dilakukan agar terhindar dari stres.

- Hiduplah seimbang

Mungkin Anda merasa nyaman dengan rutinitas, padahal jika terus dilakukan bisa-bisa Anda mencapai titik jenuh. Atur waktu Anda. Sediakan waktu untuk merawat diri, berolahraga, menjalin hubungan dengan orang lain, melakukan hobi, bahkan liburan. hidup bukan hanya untuk bekerja saja, jadi warnai hidup Anda.

Sumber: cosmopolitan-magazine

media2bfree.blogspot.com
Continue Reading...

Aturan Bermain Cinta di Kantor



Punya hubungan spesial dengan rekan sekantor bukan hal terlarang. Hanya saja Anda perlu bersikap profesional dan mengetahui etikanya.

  1. Jika Si Dia adalah Bos

Pertanyaan yang pertama, Anda sedang menjalin cinta dengan siapa? Kalau si dia yang memikat hati itu adalah bos dikantor, jangan langsung girang dulu. pertama-tama yang harus dipikirkan adalah aggapan orang-orang dilingkungan kerja. Tidak semua orang bisa melihat secara positif hubungan Anda dengan si bos. bahkan beberapa diantara mereka akan merasa iri dan punya prasangka yang bukan-bukan. meskipun bukanlah Anda tidak bermaksud memanfaatkan hubungan itu untuk kepentingan pribadi.

Dalam posisi seperti ini, sebaiknya tetap berhati-hati juga agar tidak mengalami pelecehan seksual ditempat kerja. Bukan tak mungkin, si bos cuma pura-pura terpikat karena cuma sinta sesaat dan ingin bisa mempermainkan Anda.

dan sebelum percintaan Anda dan si bos tercium ditempat kerja, pikirkan secara matang antisipasinya. Tonja Weimer, seorang life coach dan penulis artikel karier, memberikan jalan tengahna dengan cara Anda meminta pihak manajemen perusahaan untuk dipindahkan ke divisi atau cabang lain agar hubungan cinta dengan atasan akan berjalan secara netral.

  1. Tahu Aturan Perusahaan

begitu juga halnya jika Anda terlibat hubungan dengan sesama kolega. yang perlu diperhatikan adalah peraturan diperusahaan. Apakah ada peraturan tertulis dan tidak tertulis yang melarang hubungan dengan rekan sekantor? Dari catatan Society of Human Resources Management menyebutkan kalu sekitar 72% perusahaan tdiak memiliki peraturan tertulis dalam masalah ini. meski tidak tertulis, ada juga perusahaan yang memberlakukan peraturan ini secara tidak formal. Dalam artian, stafnya boleh memiliki hubungan khusus ditempat kerja, namun saat pasangan tersebut memutuskan untuk kenikah, salah satunya diminta untuk pindah kerja.

  1. Punya Etika

Berbunga-bunga saat jatuh cinta memang wajar. Tapi, pastikan Anda harus punya etika untuk menunjukkan perasaan, terlebih lagi kalau pasangan Anda teman sekantor. Hindari menggunakan email perusahaan untuk obrolan mesra dengan si dia, jangan sampai pula Anda ketahuan sedang berciuman super panas di lift atau sudut ruangan.

  1. Tetap Profesional

Menjalin hubungan cinta di kantor memang punya tantangan tersendiri. Sebab disini Anda dituntut untuk pintar-pintar mengatur pikiran, sikap, dan waktu agar pekerjaan tidak terganggu dengan urusan cinta.

Dari penelitian yang disebutkan Journal Management, dampak hubungan asmara dikantor ada dua macam. yang pertama adalah hubungan asmara yang bersifat negatif, diamana hubungan ini dijadikan kedok untuk mencapai maksud tersembunyi. Salah satu contohnya, wanita yang memikat atasannya dengan tujuan mendapat promosi atau kenaikan jabatan dengan cara mudah. jelas saja hubungan tersebut akan mengakibatkan persaingan tidak sehat ditempat kerja.

Disisi lain, ada jenis hubungan asmara dikantor yang memang murni didasari perasaan cinta. Jika pasangan tersebut bisa menjalankan hubungan dengan baik, tidak menutup kemungkinan akan berpengaruh pada kinerja dikantor. ini dikuatkan oleh survei khusus, yaitu Workplace Romance Survey, yang menyebutkan sekitar 55% hubungan cinta pasangan sekantor bisa menghasilkan produktifitas lebih tinggi dikarenakan masing-masing saling memberikan dukungan dalam pekerjaan.

  1. Cinta Tak Berlanjut

Putus cinta sudah lumrah terjadi. karena memang tidak semua hubungan bisa berjalan mulus dan awet. Tapi bagaimana kalau ternyata Anda masih harus berhubungan dengan mantan karena dia adalah rekan sekantor? Keadaan inilah yang sering jaddi dilema. Sebab kalau mau menghindari komunikasi dengan si mantan, tentu bukan pilihan yang tepat. Karena Anda berdua masih saling terkait dengan urusan kantor yang harus diselesaikan. Yang namanya pekerjaan, pasti tidak bisa kompromi dengan kisah cinta Anda yang kandas,kan?

Beberapa komentar dari staf mengenai masalah ini pun beragam. Ada yang mengatakan kalau beberapa orang masih bersikap kurang dewasa saat putus dengan kekasihnya yang merupakan rekan kerja.

Cara seperti ini yang sebaiknya dihindari dan diantisipasi. meski memang si mantan yang salah, tahan emosi Anda untuk tidak membuka semua aibnya idtempat kerja. karena sikap ini akan membuat suasana dikantor jadi tak nyaman dan nantinya Anda ikut dijadikan bahan pembicaraan. Untuk amannya, usahakan untuk menyelesaikan hubungan cinta dengan cara yang baik dan tidak terlalu menyakiti perasaan si dia. Sikap bijak diperlukan dalam situasi ini.


Sumber: cosmopolitan-magazine

media2bfree.blogspot.com
Continue Reading...

Ayo, Maksimalkan Masa Probation!


Baru diterima kerja diperusahaan baru? Atau justru baru mulai bekerja? Ini artinya Anda harus memberikan yang terbaik dibulan-bulan pertama!

- Bekerja Layaknya Pegawai Tetap

Segera bangun reputasi Anda pekerja yang solid dan konsisten. Psst, maksud utama perusahaan membuat masa percobaan adalah memastikan karyawan konsisten dengan pekerjaan. Jelas saja mereka tak ingin direpotkan dengan kinerja yang naik turun, tingkah laku yang menyulitkan, atau absensi yang bolong-bolong. Jadi, untuk memastikan Anda dijadikan pegawai tetap, bekerjalah seakan-akan Anda sudah memegang posisi itu dari awal!

Namun, ingat bukan berarti Anda bisa tancap gas di enam bulan pertama, lalu bersantai dibulan-bulan berikutnya. Anda justru harus memastikan agar kinerja tetap terjaga. tentu artinya Anda tidak bekerja melebihi kemampuan dan memikul banyak tekanan untuk berhasil. Bila begini, Anda bisa bertahan dimasa percobaan tapi stress berat setelahnya. Seimbangkan diri dengan menyelesaikan tugas tepat waktunya dan hanya bikin janji yang bisa Anda tepati.

- Kuasai Persyaratan Kerja

Anda bisa saja diterima bekerja di suatu perusahaan karena kepribadian yang mengesankan atau CV yang gemerlap, tapi untuk memastikan Anda tetap bekerja disana stelah masa percobaan adalah kemampuan Anda untuk memahami betul pekerjaan yang digeluti. jadi, kenali apa yang diharapkan bos dan penuhi keinginanya.

Pelajari job description dengan teliti dan asah semua keahlian yang dibutuhkan untuk menjalaninya dengan baik. Setelah akrab dengan semua persyaratan untuk posisi yang Anda pegang, bikin impresi bagus dengan nersifat bisa diandalkan saat bekerja sendiri atau saat bersama-sama tim. Ingat, kebanyakan pekerjaan meliputi tugas perseorangan dan kelompok. Bila Anda bisa menguasai keduanya, atasan akan melihat Anda tak hanya fleksibel tapi juga bisa berkembang didalam perusahaan.

- Kenali Perusahaan

Atasan akan belajar banyak soal cara kerja dan pribadi Anda selama masa penilaian. tantu saja bakal adil jadinya jika Anda melakukan hal sama terhadap perusahaan tempat Anda bekerja. Pelajari semua hal, mulai dari produk apa yang mereka buat, jasa apa yang mereka tawarkan, sampai menguntungkanlah mereka. Selama riset kecil ini, minta klarifikasi bila memungkinkan karena hal ini menunjukkan antusiasme dan minat Anda. Intinya, mengenali perusahaan uar dalam bisa membantu memastikan Anda punya “tempat” di dalamnya. Selain itu, semangat dan minat Anda akan meninggalkan kesan positif pada kolega dan bos kalau Anda tidak berencana bekerja hanya untuk sementara disana.

- Jalin Hubungan Baik dengan Bos

Atasan adalah sekutu paling penting yang perlu Anda rangkul dipekerjaan baru. Bagaimana tidak? Beliaulah yang menjadi salah satu dari sekumpulan orang yang akan menentukan masa depan Anda di perusahaan. Caranya sebenarnya gampang, jaga sikap Anda agar selalu tulus saja. Bukan keryawan yang penjilat. Sebaliknya, jalin hubungan yang menyenangkan sekaligus profesional dengan atasan. Selalu sapa dan beri perhatian penuh setiap kali diajak bicara. Bukan itu saja, penting bagi Anda untuk membiasakan diri bertanya jika dilanda kebingungan perihal tugas kantor. Pura-pura mengerti hanya akan membuat Anda kelihatan bodoh setelahnya.

- Rangkul juga Kolega

Mungkin Anda cukup pintar dan ahli melakukan segala tugas yang diserahkan, tapi bila kurang populer dikalangan rekan kantor, gelar karyawan tetap belum bisa dipastikan dapat diraih. Sebaliknya, bila disukai dan cukup dikenal diantara mereka, kemungkinan terus bekerja setelah masa percobaan berakhir akan semakin besar.

Mulailah dengan bersikap bersahabat, mendukung, dan reseptif terhadap sesama karyawan. Jika salah satu diantaranya minta pertolongan Anda, berikan bala bantuan. Dan, jika Anda berbuat kesalahan atau butuh didampingi olehnya, jangan langsung defensif saat dikritik. Dihadapi dengan rekan yang membatasi perkembangan, tak kooperatif atau sama sekali tak cocok? Tetaplah santun dan fokuskan waktu kepada mereka yang bikin Anda nyaman.

- Jangan Bikin Bos Memecat Anda

Sebagai karyawan yang belum resmi bekerja disuatu perusahaan, Anda tak butuh alasan yang resmi pula untuk diberhentikan dari pekerjaan. Oke, dalam masa pengenalan ini Anda ingin tahu apa saja yang masih bisa ditolerir perusahaan. Entah itu datang terlambat atau makan siang terlalu lama. Tapi menguji perusahaan seperti itu justru akan menyeret Anda dalam kenestapaan karier. lindungi diri dengan menjaga diri agar tetap positif, profesional, dan sehat. Bila Anda mengikuti aneka tip yang Cosmo telah bahas dari awal, Anda siap melakukannya. Dijamin perusahaan tak akan menyesal telah memperkerjakan Anda sekaligus melihat Anda sebagai karyawan yang berharga untuk dipertahankan.

Hak penuh di Masa Percobaan

Walau menjalani masa percobaan, Anda sepenuhnya berhak untuk “menuntut” jika perusahaan melakukan diskriminasi atau telat membayar gaji.


Sumber: cosmopolitan-magazine, www.msn.com

media2bfree.blogspot.com
Continue Reading...

Bahasa Tubuh = Kata-Kata lain?


Bahasa tubuh dapat menyampaikan pesan dengan tegas dan menyiratkan semangan Anda dalam dunia kerja!

Company profile perusahaan incaran telah Anda baca berikut perkembangan terbarunya. Jawaban terbaik juga telah dipersiapkan untuk wawancara nanti. baju andalan sudah terpajang rapi dan siap untuk dikenakan saat hari h-nya tiba. Jadi, sudah siapkah Anda? Belum tentu! beberapa manajer mengaku mereka bisa mendeteksi calon pekerja potensial hanya dalam waktu 30 detik saja. faktor utamanya bisa jaddi penampilan, dan jelas hal tersebut terkait dengan bahasa tubuh Anda.

Bagaimana mempresentasikan diri Anda memegang peranan yang sangat penting bagi karier. Apapun posisi Anda, cara membawakan diri, cara berbicara, bahasa tubuh, jelas menyeimbangi karakter pribadi. Ayu Diah Pasha, pakar etiket, menjelaskan, “bahasa tubuh merupakan bahasa yang perlu kita pelajari karena mencakup sekitar 65% dari segala pesan yang terucap. Apabila pesan tidak terlihat konsisten dengan bahasa tubuh, maka bahasa tubuh Anda akan mengalahkan kata-kata Anda.

Pentingkah bahasa tubuh dalam bekerja? “orang yang rajin, jujur, dan cerdas banyak dicari. Namun, orang seperti itu, banyak dipasar tenaga kerja. Yang jadi rebutan perusahaan adalah orang yang memiliki karakter tersebut dan juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik, rapi, dan berbasaha tubuh yang baik. Maka, orang lain merasa aman dan nyaman dalam berinteraksi dengannya serta merasakan manfaat kehadiran dalam dirinya.” jelas Rivalino Shaffar, Konsultan karier di Dunamis Organization Services.

Bahasa tubuh dilingkungan profesional sama pentingnya dibagian dunia manapun. Jo-Ann Vega, Presiden dari JV Career and Human Resources Consulting Services di new york menjelaskan bahwa bahasa tubuh bisa menyerang kata-kata Anda sendiri. “Pesan nonverbal kadang berlawanan dengan yang kita katakan. Bila pesan verbal Anda tidak serasi dengan bahasa tubuh, jelas kredibilitas Anda bisa diragukan karenakebanyakan pewawancara percaa pada pesan nonverbal.”

Menurut para ahli, gerakan nonverbal lebih penting dari pada kata-kata verbal. Studi menyimpulkan bahwa bahasa tubuh melibatkan 55% respon. Sementara konten verbal hanya bernilai 7% dan intonasi serta jeda mewakili 38%. Komunikasi nonverbal dinilai lebih eks-presif, jujur dan akurat daripada komunikasi verbal. Bahasa tubuh menyingkap kepercayaan dalam diri Anda. Sementara kata-kata bisa menipu. Bahasa tubuh adalah gerakan yang menampilkan alam bawah sadar Anda karena lebih spontan dan sulit dibuat-buat.

Dalam komunikasi face to face, seseorang lebih menyerap pesan melalui apa yang mereka lihat, dibanding apa yang didengar. Maka, komunikasi akan lebih efektif dengan memperhitungkan bahasa tubuh Anda dan orang lain. “Bahasa tubuh dalam karier sangat penting karena merupakan presentasi diri dalam berhubungan dengan orang lain. Bila ingin sukses dalam karier dan pergaulan, maka sebaiknya Anda berlatih untuk menerapkan bahasa tubuh sesuai dengan yang Anda maksudkan. Semakin baik Anda menjaga bahasa tubuh Anda maka semakin kuat berkomunikasi yang terjadi,” jelas Ayu Diah.

Jadi, bagaimana agar bahasa tubuh Anda tampil memesona? Bahasa tubuh dapat dilatih dengan cara menggerakkan tibuh Anda dimuka cermin. latihan yang teratur daat membantu mencapai ekspresi bahasa tubuh yang terbuka dan memberi kesan positif. “Membaca buku atau majalah yang mendukung juga sangat membantu. Atau, Anda dapat mengamati orang lain yang menurut Anda dapat mengamati orang lain menurut Anda sukses, melalui kehidupan sehari-hari,” tambah Rivalino Shaffar.

Paduan Bahasa Tubuh yang Menarik :

- Momen pertama

Anda akan dinilai mulai dari pertama kali menginjakkan kaki di calon perusahaan tempat kerja Anda. Selama menunggu sang pewawancara, jangan membuka catatan untuk menghafal jawaban wawancara nanti. Lebih baik, baca majalah yang tersedia, untuk menandakan bahwa Anda santai dan mencerminkan kepercayaan diri disaat kritis. Bila sekretaris atau resepsionis mempersilahkan masuk, masuki ruang pewawancara dengan percaya diri. Ucapkan salam dengan sopan dan jabat tangan yang mantap. banyak kandidat menunjukkan rasa tegang mereka lewat jabat tangan yang lemah. jangan langsung mulai berbicara, tunggu dulu sampai dipersilahkan duduk dan tempatkan diri padda posisi yang nyaman dan tidak kaku.

- Jarak yang aman

Tiap orang termasuk pewawancara punya zona nyamannya sendiri. Jangan mencondongkan badan berlebihan karena terkesan agresif. Saat menekankan poin penting, tunjukkan posisi yang santai, tapi tetap jaga kontak mata dan gestur yang ekspresif. Terlalu bersandar atau melihat kebawah bisa ditafsirkan sebagai minimnya kepercayaan diri.

- Cara bicara

Cara Anda berbicara terkadang lebih penting daripada apa yang Anda biscarakan. Gunakan nada natural dan tidak dibuat-buat. Suara relaks, hangat, berintonasi, dan ekspresi yang tepat penting digunakan untuk menunjukkan minat dan antusiasme selama wawancara. Bicara dengan santai, jangan seperti membaca berita. Jangan pula bicara terlalu pelan, halus, menggunakan terlalu banyak “ah” atau “uh” sehingga rasa gugup jelas terlihat. Hindari kalimat bertumpang tindih karena hal tersebut dapat menandakan Anda pribadi yang kurang terorganisir. Intonasi bicara yang stabil namun tidak monoton akan membuat lawan bicara tetap antusias terlibat dalam alur pembicaraan. Latihlah cara bicara Anda secara teratur.

- Jaga kontak mata

Selaraskan ekspresi muka dengan pembicaraan, daripada hanya datar-datar saja. tersenyumlah saat mengatakan sesuatu yang lucu dan jaga kontak mata yang menandai keterbukaan dan kejujuran. Namun, jangan terlalu berlebihan menatap atasan atau pewawancara. Pandangan lebih dari 10 detik dapat menyebabkan rasa tak nyaman atau menimbulkan ketegangan.

- Postur dan Gestur

Meski tidak mengatakan apapun, postur Anda berbicara banyak. Orang yang meletakkan kaki diatas meja atau menyilangkan tangan dibelakang kepala menandakan mereka percaya diri atau superior. Sebaiknya Anda relaks dan jangan kaku. Postur tubuh tidak perlu terlalu dikontrol atau dilatih. Bila gerakan mendukung perkataan, Anda akan terlihat percaya diri, ekspresif, dan terkendali.

- Perhatikan lawan bicara

Baca juga gestur lawan bicara. Mengangguk, berarti setuju atau mendorong Anda untuk terus berbicara. Sementara condong kedepan menunjukkan ketertarikan atau antusiasme. Sebaliknya, bila ia menekuk tangan, mengetuk-ngetukkan jari bisa berarti lawan biccara tidak terlalu tertarik dengan perkataan Anda.

- Antisipasi interupsi

Saat keheningan tercipta, biarkan momen berlalu apa adanya. Bila terjadi interupsi, misalnya sang lawan bicara menerima telepon, jangan terus memperhatikannya untuk memberinyya privasi. tetap tenang dan jangan terlihat bingung. Setelah interupsi selesai, ulangi lagi kalimat Anda dari awal. Anda akan memberi ruang cukup bagi lawan bicara.

sumber: cnn.com, careerbuilder.com

media2bfree.blogspot.com

Continue Reading...

Lulus Penilaian Soal Penampilan


Jangan salah, penampilan Anda dikantor juga menentukan kepastian melewati masa penilaian.

- Potongan

Bentuk-bentuk pakaian yang bisa mengaksentuasi bagian-bagian terbaik tubuh Anda adalah investasi terbaik untuk menjamin penampilan profesional di kantor. Banyak sekali opsi yang ditawarkan untuk wanita karier seperti Anda. Sekarang Anda hanya perlu mencari item mana saja yang bukan saja pas ditubuh tapi juga menarik dan terjangkau.

- Gaya

Kemewahan yang simpel itu lebih baik dibandingkan mencoba tampil gaya dikantor. Tapi sebenarnya keduanya memungkinkan dilakukan sekaligus. Memang bukan perihal mudah untuk mencari paddanan yang serasi, namun yang jelas, pintu kesempatan didunia karier akan terbentang lebar bila Anda bisa menguasainya. Memancarkan sikap profesional juga memberi Anda nilai plus.

- Warna

Bukan rahasia lagi kalau atribut wanita karier kebanyakan datang dalam warna hitam dan nuansa kelabu. Ini karena warna-warna konservatif tersebut dianggap aman. Walaupun begitu, warna-warna tadi justru paling mudah untuk dipadupadankan dengan curahan warna. Untuk kemeja atau scarf misalnya. Tapi sekarang ini Anda juga bisa menemukan koleksi pakaian kerja dengan desai dan warna yang lebih cerah.

- Rahasia Sukses

tekstur yang kontrs bisa membuat pakaian simpel tampak berkelas. Dan, jangan lupa untuk me-ngenakan sepatu yang tak kalah mantap!

Sumber: Cosmopolitan-Magazine

media2bfree.blogspot.com
Continue Reading...

Dos and Don'ts: Saat First Impression


Dos:

- Ekspresikan siapa diri Anda dengan cara yang menyenangkan seperti tersenyum, nada suara yang ramah, serta bahasa tubuh yang positif.

- Kenakan busana yang cocok dengan situasi dan sitra yang ingin Anda tampilkan. Tujuannya? Agar Anda tampak profesional.

- Ciptakan suasana yang menyenangkan dengan topik-topik pembicaraan yang menarik. misalnya cerita sederhana yang lucu, kesamaan pengalaman, atau pun seputar hobi. Ini selalu berhasil.

Donts:

- Jangan berpakaian seenaknya. Meski sebenarnya Anda sangat suka mengenakan selop yang nyaman itu, mungkin ada baiknya kalau disimpan sejenak di rak sepatu saat Anda akan bertemu dengan klien.

- Meski klien yang Anda temui sangat menyebalkan, hindari bahasa tubuh yang tak simpatik. Seperti buang muka, cemberut enggan menyapa, tegang menghadapi kenalan baru, dan yang memberi kesan kalau Anda tidak respek juga sebaiknya dihindari jauh-jauh. Jangan sampai klien memberi laporan tak sedap tentang Anda ke kantor.


Pertahankan Kesan Baik

Kesan pertama yang baik sudah berhasil Anda menangkan. kini yang tak kalah pentingnya lagi, bagaimana Anda mempertahankannya.

- Ucapkan terima kasih di setiap akhir perjumpaan. “Ini untuk menunjukkan penghargaan Anda atas kesediaannya meluangkan waktu dengan Anda,” ujar Ayu Dyah.

- Jangan hanya mengobrol janji, tapi lakukan hal-hal yang sudah Anda janjikan selama pertemuan.

- Last but not least, jaga agar hubungan yang terbina selalu terpelihara.


Sumber: cosmopolitan-magazine

media2bfree.blogspot.com
Continue Reading...

Kesan Pertama? Sangat Penting!



Sering was-was kal amenebak apa yang dipikirkan klien saat pertama kali bertemu dengan Anda? memang, banyak orang yang bilang kalu ingatan tentang kesan pertama yang salah, akan terus saja membekas untuk waktu yang cukup lama. Ooops, jangan sampai ini terjadi padda karier Anda.

Apakah Anda pernah merasa langsung “klik” saat pertama kali bertemu dengan calon klien atau ketika pertama berkenalan dengan si anak baru di kantor? padahal bertemu saja belum pernah sama sekali, apalagi berbincang-bincang. beberapa ada yang menyebutnya “chemistry”. Tapi ada istilah lainnya yang juga tak kalah populer, yaitu first impression atau kesan pertama.

First impression ini memang tak pelak lagi merupakan hal yang sangat penting saat Anda pertama kali bertemu dengan klien atau pun ketika melamar pekerjaan. Kenapa begitu? Karena bukan saja bisa menjadi bumerang jika Anda menciptakan persepsi yang salah.

Oke, tahukah Anda kalau saat bertemu dengan klien, calon atasan, calon mertua, atau siapa saja yang Anda temui untuk pertama kalinya, sembilan detik pertama adalah saat yang paling menentukan? Yup, sebenarnya itulah saat dimana lawan bicara sedang menilai Anda pada kesan pertama. Dan kalau berbicara soal first impression, sudah pasti tak jauh-jauh dari bagaimana Anda berpenampilan dan cara Anda membawa diri. Soal “dont judge a book by its cover” hanya berlaku setelah itu. Ayolah teman, Anda tak mungkin berharap si lawan bicara telah mengenal pribadi Anda sebelumnya, bukan?

“Yang dapat dipastikan adalah 99% kesan pertama dibentuk dari bagaimana Anda berpenampilan. Hal ini mulai dari cara berbusana, aksesori yang Anda kenakan, bahsa tubuh, termasuk juga usia, berat baddan, dan tinggi badan.” ujar Ayu Dyah Pasha, seorang pakar etika. Jadi pada intinya, secara simbolis penampilan Anda bisa mengkomunikasikan pesan yang amat kuat dan mempengaruhi perlakuan orang lain kepada Anda. Lalu satu hal lagi yang tak boleh Anda lupakan, Anda hanya punya satu kesempatan untuk membuat kesan pertama yang baik.

TIP

  1. Penampilan yang memukau

Pada umumnya, jika Anda bisa menimbulkan rasa simpati dari lawan bicara saat pertama kali Anda bertemu, bisa dibilang Anda juga otomatis akan punya peluang besar untuk menjalin hubungan yang baik dimasa depan. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah pemilihan pakaian yang tepat. Pakaian yang Anda kenakan bisa merefleksikan karakter Anda.

“Penampilan adalah business card Anda. Itulah hal pertama yang dilihat orang lain dan biasanya mereka juga akan membentuk penilaian terhadap Anda melalui penampilan,” seru Gregg Hall, seorang penulis dan internet marketer. Gaya berpakaian memang merupakan selera pribadi. tapi ingat, tak jarang, lho, orang membuat asumsi yang tergantung dari cara Anda berpakaian. jadi amannya, pilihlah pakaian yang tidak membuat Anda terlihat terlalu kekanak-kanakan atau justru terlalu tua. Berpakaianlah yang sesuai dengan situasi dan kondisi, jangan sampai over atau pun underdress.

Saran untuk paduan gaya berbusana yang bisa masuk ke semua jenis pertemuan adalah dengan bergaya smart casual. Atau Anda dapat menitu gaya orang yang akan Anda temui,” Seru Ay Dyah. Misalnya saja Anda akan bertemu dengan seorang lawyer, maka Anda dapat mengenakan gaya yang formal. Pilihan warna busana yang solid seperti biru tua abu-abu, atau hitam. berbeda dengan ketika Anda hendak bertemu dengan orang advertising agency, Anda bisa menerapkan gaya yang lebih “fun” dan seringkali kasual.

  1. Kebersihan Diri

“Baju yang representatif? Check! Aksesori penunjang yang tak berlebihan? Check! Merapikan kuku? Oops!” Jangan sampai detil seimpel ini Anda lewatkan. Rambut dan, meski kelihatan sepele, kebersihan kuku juga tak kalah pentingnya. Jangan sampai si calon klien mengernyit melihat kuku Anda kala memberikan kartu nama. Oh, itu mimpi buruk.

  1. Bahasa Tubuh

Penampilan sudah oke, kini giliran bahasa tubuh. Anda tentu tahu kalau sekitar 70% dari komunikasi terjalin bukan dari apa yang Anda ucapkan lewat kata-kata, tapi justru dari bahasa nonverbal. Namun, ternyata untuk kasus first impression, bahasa tubuh mempengaruhi sampai 90% dari penilaian Anda. Jadi jangan ppernah anggap enteng bahasa tubuh. Tetapkan body language yang menyenangkan dan terlihat profesional, karena dua hal ini dapat membuat Anda memperoleh perhatian dan penghargaan.

“Pasang sikap

  1. Jabat Tangan

Urusan yang satu ini memang hanya terjadi sekitar beberapa detik, tapi efek yang ditimbulkan ternyata cukup besar. Berjabat tangan adalah saat untuk menciptakan atmosfer keramahan dan persahabatan. Anda melakukan ini ketika bertemu klien yang baru untuk pertama kalinya atau tidak bertemu setelah jangka waktu yang lama.

Jangan langsung menyambar tangan lawan bicara Anda kemudian dengan penug semangat bersalaman selama lima... atau sepuluh detik, hingga meninggalkan jejak kemerahan pada punggung tangannya. big no-no. yang perlu Anda lakukan, sambut tangannya, ada baiknya Anda tunggu klien yang lebih dulu menggenggam tangan Anda. Ini untuk menghindari kemungkinan Anda menjabat tangannya terlalu keras. lalu akhiri dengan satu hentakan mantap. A firm handshake akan menyampaikan pesan kalau Anda adalah seorang yang penuh percaya diri dan kompeten. Sedangkan, terutama untuk kultur di luar negeri, a limp hand-shake bisa membuat Anda dinilai tidak menghargai lawan bicara.

  1. Kontak Mata

Mata adalah jendela hati. This is so true. “Melalui kontak mata, Anda tak hanya memancarkan aura percaya diri, tapi Anda juga memberi tahu lawan bicara Anda kalau Anda menyimak dengan baik apa yang sedang ia sampaikan,” seru C> Okezie pemilik SIMPLEnetworking. Itu artinya, Anda akan dinilai sebagai seorang yang mau belajar. Lalu tak hanya sampai disitu, Anda juga akan memberi kesan kalau Anda punya kemampuan berkomunikasi yang bagus. Ingatlah kalau dalam berkomunikasi, kemampuan untuk mendengar sama pentingnya dengan kemampuan berbicara. Dan tidak semua orang, lho, dianugerahi dengan kemampuan mendengarkan dengan baik. Tapi, hati-hati, jangan sampai karena terlalu ingin memberikan kesan, “Saya perhatian dan sangat menyimak perkataan Anda,” klien justru mengira Anda sedang memelototinya.

  1. Tersenyumlah

Sederhana, tapi efektif. Sepertinya sudah bukan rahasia lagi kalau seseorang akan memilih menjalankan bisnis dengan orang yang disukai dan bisa dipercaya. Jadi, ketika Anda sedang memperkenalkan diri atau hendak membangun suatu ikatan bisnis, jangan lupa tunjukkan kalau Anda adalah seorang yang tulus bersahabat. Kuncinya? Relaks saja dan jangan lupa pasang senyum, teman. Bukan senyum nakal nan menggoda, tapi senyum yang menunjukkan kalau Anda adalah wanita yang ramah dan profesional. Sekedar tip, jangan lupa menggunakan pasta gigi beraroma mint untuk memastikan Anda tak akan membuat wajah klien mendadak berubah ungu ketika Anda mulai tertawa.


Sumber: cosmopolitan-Magazine

media2bfree.blogspot.com
Continue Reading...