
Punya hubungan spesial dengan rekan sekantor bukan hal terlarang. Hanya saja Anda perlu bersikap profesional dan mengetahui etikanya.
- Jika Si Dia adalah Bos
Pertanyaan yang pertama, Anda sedang menjalin cinta dengan siapa? Kalau si dia yang memikat hati itu adalah bos dikantor, jangan langsung girang dulu. pertama-tama yang harus dipikirkan adalah aggapan orang-orang dilingkungan kerja. Tidak semua orang bisa melihat secara positif hubungan Anda dengan si bos. bahkan beberapa diantara mereka akan merasa iri dan punya prasangka yang bukan-bukan. meskipun bukanlah Anda tidak bermaksud memanfaatkan hubungan itu untuk kepentingan pribadi.
Dalam posisi seperti ini, sebaiknya tetap berhati-hati juga agar tidak mengalami pelecehan seksual ditempat kerja. Bukan tak mungkin, si bos cuma pura-pura terpikat karena cuma sinta sesaat dan ingin bisa mempermainkan Anda.
dan sebelum percintaan Anda dan si bos tercium ditempat kerja, pikirkan secara matang antisipasinya. Tonja Weimer, seorang life coach dan penulis artikel karier, memberikan jalan tengahna dengan cara Anda meminta pihak manajemen perusahaan untuk dipindahkan ke divisi atau cabang lain agar hubungan cinta dengan atasan akan berjalan secara netral.
- Tahu Aturan Perusahaan
begitu juga halnya jika Anda terlibat hubungan dengan sesama kolega. yang perlu diperhatikan adalah peraturan diperusahaan. Apakah ada peraturan tertulis dan tidak tertulis yang melarang hubungan dengan rekan sekantor? Dari catatan Society of Human Resources Management menyebutkan kalu sekitar 72% perusahaan tdiak memiliki peraturan tertulis dalam masalah ini. meski tidak tertulis, ada juga perusahaan yang memberlakukan peraturan ini secara tidak formal. Dalam artian, stafnya boleh memiliki hubungan khusus ditempat kerja, namun saat pasangan tersebut memutuskan untuk kenikah, salah satunya diminta untuk pindah kerja.
- Punya Etika
Berbunga-bunga saat jatuh cinta memang wajar. Tapi, pastikan Anda harus punya etika untuk menunjukkan perasaan, terlebih lagi kalau pasangan Anda teman sekantor. Hindari menggunakan email perusahaan untuk obrolan mesra dengan si dia, jangan sampai pula Anda ketahuan sedang berciuman super panas di lift atau sudut ruangan.
- Tetap Profesional
Menjalin hubungan cinta di kantor memang punya tantangan tersendiri. Sebab disini Anda dituntut untuk pintar-pintar mengatur pikiran, sikap, dan waktu agar pekerjaan tidak terganggu dengan urusan cinta.
Dari penelitian yang disebutkan Journal Management, dampak hubungan asmara dikantor ada dua macam. yang pertama adalah hubungan asmara yang bersifat negatif, diamana hubungan ini dijadikan kedok untuk mencapai maksud tersembunyi. Salah satu contohnya, wanita yang memikat atasannya dengan tujuan mendapat promosi atau kenaikan jabatan dengan cara mudah. jelas saja hubungan tersebut akan mengakibatkan persaingan tidak sehat ditempat kerja.
Disisi lain, ada jenis hubungan asmara dikantor yang memang murni didasari perasaan cinta. Jika pasangan tersebut bisa menjalankan hubungan dengan baik, tidak menutup kemungkinan akan berpengaruh pada kinerja dikantor. ini dikuatkan oleh survei khusus, yaitu Workplace Romance Survey, yang menyebutkan sekitar 55% hubungan cinta pasangan sekantor bisa menghasilkan produktifitas lebih tinggi dikarenakan masing-masing saling memberikan dukungan dalam pekerjaan.
- Cinta Tak Berlanjut
Putus cinta sudah lumrah terjadi. karena memang tidak semua hubungan bisa berjalan mulus dan awet. Tapi bagaimana kalau ternyata Anda masih harus berhubungan dengan mantan karena dia adalah rekan sekantor? Keadaan inilah yang sering jaddi dilema. Sebab kalau mau menghindari komunikasi dengan si mantan, tentu bukan pilihan yang tepat. Karena Anda berdua masih saling terkait dengan urusan kantor yang harus diselesaikan. Yang namanya pekerjaan, pasti tidak bisa kompromi dengan kisah cinta Anda yang kandas,kan?
Beberapa komentar dari staf mengenai masalah ini pun beragam. Ada yang mengatakan kalau beberapa orang masih bersikap kurang dewasa saat putus dengan kekasihnya yang merupakan rekan kerja.
Cara seperti ini yang sebaiknya dihindari dan diantisipasi. meski memang si mantan yang salah, tahan emosi Anda untuk tidak membuka semua aibnya idtempat kerja. karena sikap ini akan membuat suasana dikantor jadi tak nyaman dan nantinya Anda ikut dijadikan bahan pembicaraan. Untuk amannya, usahakan untuk menyelesaikan hubungan cinta dengan cara yang baik dan tidak terlalu menyakiti perasaan si dia. Sikap bijak diperlukan dalam situasi ini.


0 komentar:
Posting Komentar