
Dos:
- Ekspresikan siapa diri Anda dengan cara yang menyenangkan seperti tersenyum, nada suara yang ramah, serta bahasa tubuh yang positif.
- Kenakan busana yang cocok dengan situasi dan sitra yang ingin Anda tampilkan. Tujuannya? Agar Anda tampak profesional.
- Ciptakan suasana yang menyenangkan dengan topik-topik pembicaraan yang menarik. misalnya cerita sederhana yang lucu, kesamaan pengalaman, atau pun seputar hobi. Ini selalu berhasil.
Donts:
- Jangan berpakaian seenaknya. Meski sebenarnya Anda sangat suka mengenakan selop yang nyaman itu, mungkin ada baiknya kalau disimpan sejenak di rak sepatu saat Anda akan bertemu dengan klien.
- Meski klien yang Anda temui sangat menyebalkan, hindari bahasa tubuh yang tak simpatik. Seperti buang muka, cemberut enggan menyapa, tegang menghadapi kenalan baru, dan yang memberi kesan kalau Anda tidak respek juga sebaiknya dihindari jauh-jauh. Jangan sampai klien memberi laporan tak sedap tentang Anda ke kantor.
Pertahankan Kesan Baik
Kesan pertama yang baik sudah berhasil Anda menangkan. kini yang tak kalah pentingnya lagi, bagaimana Anda mempertahankannya.
- Ucapkan terima kasih di setiap akhir perjumpaan. “Ini untuk menunjukkan penghargaan Anda atas kesediaannya meluangkan waktu dengan Anda,” ujar Ayu Dyah.
- Jangan hanya mengobrol janji, tapi lakukan hal-hal yang sudah Anda janjikan selama pertemuan.
- Last but not least, jaga agar hubungan yang terbina selalu terpelihara.
Sumber: cosmopolitan-magazine
media2bfree.blogspot.com


0 komentar:
Posting Komentar